HOTLINE : 021-22055374 / Whatsapp 0811.211.698 EMAIL : aspac.education@gmail.com :
Aspac Education Indonesia | Konsultan Pendidikan Luar Negeri
SHARE :

Ini Dia Perbedaan Berpikir Otak Kanan dan Otak Kiri

18
07/2019
Kategori : News
Komentar : 0 komentar
Author : anggiev


Kenali Dirimu! Ini Dia Perbedaan Berpikir Otak Kanan dan Otak Kiri

Perbedaan berpikir otak kanan dan otak kiri bisa dilihat dari karakter, cara berperilaku dan bakat seseorang. Masing-masing orang memiliki cara berpikir dan perilaku yang unik. Ada yang cenderung mempunyai sifat otak kanan, ada yang lebih dominan menggunakan otak kiri, dan ada juga yang seimbang antara otak kanan dan kiri. Bagaimana dengan Anda?

Fakta Menarik Pengguna Otak Kanan

Secara umum, otak kanan memproses koordinasi gerak tubuh bagian kiri. Jadi, orang kidal cenderung menggunakan otak bagian kanannya. Jika kita telisik lebih lanjut, orang kidal rata-rata mempunyai IQ tinggi dan kemampuan seninya sangat baik. Selain itu juga kreatif, jenius, dan otaknya lebih cepat bekerja dalam hal olahraga. Beberapa dari sedikit orang bertangan kidal diantaranya Napoleon Bonaparte, Oprah Winfrey, Obama, Bill Gates, dan Jimi Hendrix.

penjelasan otak kanan otak kiri

Sifat kidal dapat diturunkan melalui faktor genetik. Namun dari sekian banyak orang yang terlahir kidal, hanya 25% yang disebabkan oleh faktor genetik. Sebagian orang kidal terlahir secara prematur. Sebagian lagi disebabkan oleh faktor lingkungan.

Berdasarkan legenda zaman dahulu, lucifer dan penyihir merupakan pengguna tangan kiri. Dapat dikatakan pengguna tangan kiri alias kidal mempunyai image buruk karena legenda ini. Tangan kiri cenderung disebut buruk dan tangan kanan cenderung disebut baik. Namun, orang kidal harus mampu beradaptasi dengan lingkungan yang mayoritas pengguna tangan kanan, seperti penggunaan alat-alat dalam kehidupan sehari-hari yang dibuat khusus pengguna tangan kanan.

Fakta Menarik Pengguna Otak Kiri

Otak kiri cenderung mengatur koordinasi gerak tubuh bagian kanan. Mayoritas penduduk di dunia ini menggunakan tangan kanan untuk beraktivitas, seperti makan, minum, menyapu, dan mengambil barang. Jarang ada yang memakai tangan kiri kecuali untuk cebok. Bukan berarti tangan kiri tidak digunakan sama sekali. Kita memasak harus memakai kedua tangan, tangan kiri memegang dan tangan kanan bagian aktif bergerak.

Sebagian besar orang menganggap bahwa orang pemakai otak kiri sangat cerdas. Mereka mudah menguasai berbagai mata pelajaran di sekolah terutama matematika dan IPA yang dianggap sulit. Padahal setiap orang mempunyai bakatnya masing-masing. Siswa yang pintar dalam matematika maupun IPA belum tentu dapat menguasai pelajaran olahraga, seni, dan sosial.

Pemakai otak kiri berbakat dalam hal yang berhubungan dengan bahasa, angka, dan simbol. Namun mereka lemah terhadap sesuatu yang berhubungan dengan seni dan sosial. Maka dari itu, otak kiri cenderung introvert dan kurang bisa bersosialisasi dengan baik.

perbedaan otak kanan otak kiri

Cara Berpikir Otak Kanan

Perbedaan berpikir otak kanan dan otak kiri dapat dilihat dari bakat alaminya. Otak kanan cenderung menyukai seni seperti seni musik, seni rupa, seni terapan, dan lain sebagainya. Cara berpikirnya juga kreatif atau out of the box, berbeda dari kebanyakan cara berpikir yang mainstream. Otak kanan tidak detail oriented tapi lebih melihat ke gambaran keseluruhan. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari orang yang lebih dominan menggunakan otak kanannya.

-Kekurangan

  1. Rata-rata pengguna otak kanan agak susah mengontrol emosi atau perasaannya. Beberapa menunjukkan sikap mudah bad mood atau moody.
  2. Pengguna tangan kiri atau kidal sebanyak 10 persen dari total populasi dan 40 persennya mengidap penyakit schizophrenia.
  3. Dilihat dari segi psikis, pengguna otak kanan mudah merasa cemas dan khawatir. Mereka agak sensitif terhadap kritik dan pemalu.
  4. Mereka yang menggunakan tangan kiri lebih mudah terserang PTSD atau stress pascatrauma dibanding yang bertangan kanan.

-Kelebihan

  1. Walaupun susah mengontrol emosi, namun orang yang cenderung berpikir dengan otak kanan rata-rata memiliki IQ tinggi. Mereka jenius dan cara berpikir mereka tidak seperti kebanyakan orang pada umumnya. Orang yang mempunyai IQ di atas 140 kebanyakan kidal. Einstein, Michelangelo, Newton, Leonardo da Vinci adalah beberapa orang jenius bertangan kiri.
  2. Cara berpikir orang kidal anti-mainstream dan kreatif. Terkadang ada hal-hal yang tidak bisa dipecahkan oleh orang biasa namun bisa dituntaskan oleh pengguna otak kanan.
  3. Cara berpikir mereka sering di luar dugaan dan tidak dapat ditebak.

 

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa otak kanan dalam memecahkan masalah cenderung berpikir berdasarkan intuisi dan emosi. Mereka berbakat di bidang seni karena seni lebih ke perasaan dan berhubungan dengan taste of color, serta keindahan visual maupun suara. Selain itu, kemampuan imajinasi dan kreativitas mereka di atas rata-rata dari orang normal. Dalam mengingat sesuatu, otak kanan jauh lebih baik memorinya dari pada pengguna otak kiri.

Cara Berpikir Otak Kiri

Otak kiri cara berpikirnya lebih rasional, objektif, analitis, logika, dan sekuensial. Orang yang dominan menggunakan otak kiri cenderung memakai logika dan rasional dalam mengidentifikasi suatu masalah. Mereka memiliki alasan terhadap suatu hal dan berpikir sekuensial. Mengutamakan pengidentifikasian suatu masalah dan bagaimana cara menghadapinya dibanding berkutat pada emosi dan rasa.

-Kekurangan

  1. Orang yang dominan memakai otak kiri cenderung kurang kreatif dibanding otak kanan.
  2. Salah satu perbedaan berpikir otak kanan dan otak kiri ialah kecerdasan emosi pengguna otak kiri tidak lebih baik dari pengguna otak kanan. Kecerdasan emosi sangat berpengaruh dalam mengelola perasaan semangat dan pantang menyerah. Orang yang tidak dapat mengelola emosinya dengan baik akan sulit menghadapi sesuatu yang tiba-tiba datang atau tidak mudah ditebak.
  3. Karena berpikir objektif, pengguna otak kiri lebih sulit dalam mengenali dan menyelami perasaan orang lain. Karena cara berpikir ini pula lah, sebagian orang dominan otak kiri agak susah bersosialisasi.
  4. Karena cara berpikirnya sangat detail, terkadang pengguna otak kiri susah dalam memandang gambaran besar suatu masalah atau melihat sesuatu secara garis besar.

-Kelebihan

  1. Pengguna otak kiri sangat baik dalam perhitungan matematika. Menguasai keterampilan angka-angka maupun keterampilan ilmiah lainnya.
  2. Lebih ke detail oriented. Bisa berperan aktif dalam segala hal yang detail dan ribet, serta membutuhkan ketelitian.
  3. Berpikir logis dan rasional, sehingga tenang dalam menghadapi masalah dan tidak mudah terbawa perasaan.
  4. Analisa seorang pengguna otak kiri tidak bisa dianggap remeh. Mereka dapat menganalisa suatu hal secara logis dan diterima akal sehat. Dapat berpikir secara runtut dan kronologis.

Berdasarkan penjelasan mengenai perbedaan berpikir otak kanan dan otak kiri di atas, kita bisa mengenali diri kita secara mendalam. Apa kemampuan dan bakat kita, apa yang kita bisa dan kurang bisa kita lakukan. Jika ada yang berpikir pengguna otak kanan lebih baik atau pengguna otak kiri lebih baik, itu adalah mindset yang perlu diubah. Tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk. Semua sama. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

So, apakah kamu termasuk pengguna otak kanan atau otak kiri? Dengan mengenali dan memahami diri sendiri, kamu dapat menggali bakat dan kemampuanmu. Mengetahui perbedaan berpikir otak kanan dan otak kiri penting untuk self reminder bahwa kita diciptakan dengan kemampuan berbeda beda untuk saling melengkapi.

 

Berita Lainnya

21
02/2020
20
02/2020
20
02/2020
30
12/2019
Kuliah di APU Malaysia
Author : anggiev
19
07/2019


Tinggalkan Komentar

error: Content is protected !!